Lelucon Bom di Pesawat Lion Air Semalam, Ngakak?

“Niatnya ngelucu, eh malah jadi lucu!”

Anak-anak muda lagi kegandrungan ngeprank.

Bagi yang tidak tahu apa itu ngeprank, saya kasih tahu dikit. Ngeprank adalah bahasa serapan dari prank (Inggris) yang artinya ngerjain orang. Di Youtube, cari deh, video-video prank banyak banget dari yang mulai usil tingkat satu sampai kelewatan.

Kasus di Pontianak, seorang pemuda — sebut saja namanya Bego — memberi kabar hoaks bahwa di kabin pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-687 rute Pontianak-Jakarta terdapat bom. Dengan wajah meyakinkan, si pemuda memberi tahu salah satu pramugari. Para penumpang panik dan lari tunggang-langgang.

Lihat di video, banyak yang lompat dari sayap pesawat. Itu kan gila! Bagaimana kalau dari penumpang ada yang hamil? Bagaimana kalau salah satu penumpang ada yang sedang sakit, anak kecil? Pokoknya gendeng nih bocah!

Ini nih, salah satu kebegoan dari Youtube — di lain sisi saya penggemar Youtube karena bisa menjadi media pembelajaran yang efektif dan efisien. Yang bego bukan Youtube, sih! Tapi human-nya. Kita kan bisa bedakan mana tindakan bego mana tindakan cerdas.

Pemuda dengan nama Bego itu adalah mahasiswa, lho! Kenapa bisa sampai begini ya tindakan yang dilakukan? Padahal dia sudah mahasiswa dan saya kira sudah beberapa kali melewati ujian sekolah dalam hidupnya. Kenapa masih bego aja?

Kejadian miris tersebut berlangsung kemarin malam di Pontianak (Senin, 28/05/2018) di bandara Supadio Pontianak. Si Bego sudah diamankan oleh pihak berwajib dan kondisi bandara sudah baik-baik saja. Unfortunately, this accident had some victims, and here they are:

  1. Purnama Sari (Seat 28E)
  2. Munasip (Seat 27E)
  3. Djap Ban Hin (Seat 21B)
  4. Suwarni Nganri (Seat 21E)
  5. S Fendi (anak Slamet Riyadi)
  6. Rusli (Seat 26F)
  7. Fikri (Seat 18D), dan
  8. Iyan Wijaya (Seat 19D)

Si Bego bilang ke salah satu pramugari, dan terbukti bahwa kabar adanya bom di kabin adalah hoaks, tapi tetap saja ada korban luka-luka dari peristiwa tersebut. I am still confused how could it be? I just wonder, how if I was in there… can you imagine if you were the one in the aircraft? 

Menurut saya, kerugian dari peristiwa si Bego ini lumayan. Utamanya kepada penumpang. Kalau dipikir-pikir, maskapai pasti juga mengalami kerugian mengingat jadwal penerbangan langsung delayed. Otomatis mengganggu jadwal penerbangan pesawat yang lain (efek domino) dan ini sangat merugikan banyak pihak.

Harusnya sih si Bego ini dapat hukuman yang pas. Menurut UU No. 1 tahun 2009 tentang penerbangan, sanksi pasal 437, (1) Setiap orang yang menyampaikan informasi palsu dan membahayakan keselamatan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344 huruf e dipidana paling lama 1 tahun.

(2) Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan kecelakaan atau kerugian harta benda, dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun.

(3) Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1), mengakibatkan matinya orang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun.

https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2015/12/02/ef1c1a60-f9f3-4443-8c9c-1a354ddd10f1.jpg?a=1

sumber gambar: https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2015/12/02/ef1c1a60-f9f3-4443-8c9c-1a354ddd10f1.jpg?a=1

Sekarang, semoga tidak ada lagi anak muda alay yang sok-sok-an ngeprank enggak lucu lagi. Semoga anak-anak muda bisa menemukan kegiatan yang lebih bermanfaat ketimbang ngeprank-ngeprank tidak jelas.

Akhirnya si Bego sekarang kena hukum. Penyesalan selalu di akhir. Namun, saya bersimpati dengan si Bego ini, semoga saja kesalahannya bisa diampuni dan mendapat keringanan. Keluarganya pasti sedih dan malu akan kejadian ini. Biarkan menjadi pembelajaran dirinya dan kita semua.

Oke, para kawula muda yang baca tulisan ini. Saya kasih solusi bagi yang aktif dan kreatif. Jangan kayak si Bego satu ini. Potensi yang luar biasa malah menjuru ke jalan yang kurang tepat. Keaktifan dan keberaniannya salah tempat. Coba saja direlokasi atau dialihkan ke hal yang lebih positif, anak muda bisa jadi roda bangsa ini menuju tujuan yang jelas: baldatun wa rabbun ghofur.

Hal apa saja yang bisa dilakukan oleh anak muda? Saya sebutkan satu per satu, dan akan saya jelaskan di artikel khusus.

#1 Memanfaatkan lahan sela untuk ditanam komoditas produktif.

Jefriy (Ampura Jatayu) memanen tanaman di sela-sela kampus STT Pomosda.

arifasatar.com

Program Tanaman Sela Bapak Kiai Tanjung di Jawa Barat (Cabang Bekasi).

Rumah kamu ada lahan sela enggak? Depan, belakang, samping rumah kamu. Kalau ada, segera tanami tanaman yang dibutuhkan sehari-hari: Cabai, brokoli, bayam, sawi, kangkung, seledri, tomat, terong, kubis, bunga kol, dan lain sebagainya.

Pangan kita sedang mengkhawatirkan, satu-satunya cara untuk melindungi krisis pangan di negara agraris seperti kita adalah dengan menanam. Tidak usah muluk-muluk, berpikir terlalu jauh. Tidak usah membayangkan memiliki lahan sehektare. Kita bisa mulai dari halaman rumah sendiri.

Dilansir dari economy.okezone.com, pertengahan puasa ini, harga cabai rawit naik. Cabai rawit merah mengalami kenaikan harga tertinggi sebesar Rp. 2.118 per Kilogram menjadi Rp38.185 per Kilogram.

Kamu bisa menghemat 38 ribu rupiah dengan menanam sendiri. Betul tidak? Baca juga Kelor, Pohon Ajaib untuk Keluarga Sehat!

#2 Membantu mengajar di sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga.

Menjadi sukarelawan pengajar tidaklah buruk, bukan? Jika kamu banyak longgarnya, daripada ngeprank yang berujung penjara, mending mengajar di sekolah. Selain kegiatannya positif, hal tersebut juga membawa manfaat untuk diri kamu sendiri, orang lain, keluarga, dan lingkungan. Cocok banget lah ini!

#3 Melatih kemampuan entrepreneurship / kewirausahaan.

Hal ini yang sedang saya lakukan. Sebagai anak muda (22 tahun), saya masih sangat bersemangat untuk mengembangkan bakat dan potensi saya. Waktu luang saya pakai untuk membaca buku, belajar, diskusi, dan praktik. Sekarang, saya sedang belajar membangun bisnis yang sustainableTrust me, it is the way we can get superb moment. 

Selama puasa ini, saya mencoba membuat desain produk baru cokelat kelor saya dan mengembangkan sistem bisnis saya. Mau tahu produk saya? Nih linknya, klik di sini untuk melihat produk saya!

http://www.instagram.com/japo_chocolate

Cokelat sehat dengan bubuhan Moringa Powder 500 Mesh pertama di Indonesia.

Pertama yang bisa dilakukan untuk menjadi seorang wirausahawan sukses adalah belajar jualan produk. Itu yang dikatakan Robert. T , Kiyosaki, penulis buku fenomenal: Rich Dad Poor Dad. Baca juga 3 Manfaat Daun Kelor yang Belum Kamu Ketahui (Penting Buat Orangtua!).

#4 Menulis Buku/Artikel/Blog.

Menulis buku atau blog adalah kegiatan yang sangat menarik bagi saya. Mungkin sebagian orang tidak menganggap hal ini menarik, namun hal ini jelas lebih positif dan produktif ketimbang nipu penumpang pesawat dengan lelucon bom, kan?

#5 Berolahraga

Alternatif terakhir yang saya beri untuk kamu, para kawula muda yang aktif, kreatif, dan percaya diri, adalah berolahraga. Energi untuk ngeprank saya yakin kurang lebih sama dengan berolahraga ringan. Terserah lah, mau olahraga ringan kek, berat kek, sedang kek, yang jelas jangan korbankan masa depanmu, nama baikmu, keluargamu, dengan kegiatan yang konyol seperti lelucon bom itu.


Saya rasa cukup. Pesan untuk kamu semua, di bulan suci Ramadhan ini, kalau bisa tidak usah bersikap aneh-aneh. Sebentar lagi lebaran, lho! Nanti bisa  menyesal.

“Potensi adalah belati bermata dua, saat kita tidak dapat mengendalikannya, maka dia akan melukai diri kita sendiri. Kendalikan potensi yang Anda miliki, supaya belati yang semakin tajam bermanfaat untuk semesta.” ~ Bapak Kiai Tanjung.

Lagi pula apa yang lucu sih dari bom yang dibuat lelucon? Apalagi itu adalah isu sensitif. Sama saja tidak menghormati para korban bom di Surabaya dan Sidoarjo sebelum Ramadhan. Saya berharap masyarakat Indonesia khususnya anak-anak muda bisa bersimpati, empati, dan peduli terhadap hal-hal demikian. Isu-isu sensitif tidak layak dijadikan lelucon.

Payah banget deh kalau bangsa kita tidak mengerti hal-hal seperti ini. Ini kan perihal sepele. Seharusnya bangsa kita bisa lebih toleransi terhadap perbedaan. Apapun itu. Utamanya tidak kayak si Bego ini. Bom malah dibuat lelucon. Enggak lucu ah!

Bagaimana pendapatmu? Kalau ingin menambahkan atau berkomentar silakan komentar di bawah ya!!

Kamu belum berlangganan blog ini? Masukkan E-mail kamu di bawah biar dapat pemberitahuan setiap blog ini update!

Share:
Written by Arif Asatar
Founder Japo Moringa Chocolate | Brand Owner Cemeglug | Industrial Engineering